Ki Demang - Situs Sutresna Jawa Negara Kertagama Ki Demang - Situs Sutresna Jawa
Kaca Ngajeng 02 Negara Kertagama

negara_kertagama

01 Negara Kertagama 01
Sembah puji dari hamba yang hina ini ke bawah telapak kaki sang pelindung jagat. Raja yang senantiasa tenang tenggelam dalam samadi, raja segala raja, pelindung orang miskin, mengatur segala isi negara.
 
02 Negara Kertagama 02
Tanah sebelah timur Jawa terutama Gurun dan Bali, boleh dijelajah tanpa ada yang dikecualikan. Bahkan menurut kabaran begawan Empu Barada, serta raja pendeta Kuturan telah bersumpah teguh.
 
03 Negara Kertagama 03
Penyekaran di pasareyan dilakukan dengan sangat hormat.
"Memegat sigi" nama upacara penyekaran itu. Upacara berlangsung menepati segenap aturan. Mulai dengan jamuan makan meriah tanpa upama.
 
04 Negara Kertagama 04
Melakukan puja, yoga, samadi demi keselamatan seluruh praja.
Menghindarkan tenung, mengindahkan anugerah kepada rakyat murba.
Di antara para raja yang lampau tidak ada yang setara beliau.
Faham akan nam guna, sastra, tatwopadesa, pengetahuan agama Adil, teguh dalam Jinabrata dan tawakal kepada laku utama.
 
05 Negara Kertagama 05
Terlampau indah keretanya, menyilaukan yang memandang. Rani Daha, rani Wengker semuanya urut belakang. Disusul rani Jiwana bersama laki dan pengiring. Bagai penutup kereta Sri Paduka serombongan besar.
 
06 Negara Kertagama 06
Yang belum punya prasasti, disuruh buatkan Serat Kekancingan pada ahli sastra.
Agar kelak jangan sampai timbul perselisihan, jikalau sudah temurun.
Jumlah candi pasareyan raja seperti berikut, mulai dengan Kagenengan.
 
07 Negara Kertagama 07
Berkatalah Sri nata Wengker di hadapan para pembesar dan wedana : "Wahai, tunjukkan cinta serta setya baktimu kepada Sri Paduka Prabu Cintailah rakyat bawahanmu dan berusahalah memajukan dusunmu Jembatan, jalan raya, beringin, bangunan dan candi supaya dibina.